Kasus Korupsi Sarana Jaya, Riza Patria Sebut KPK Tak Perlu Panggil Anies Baswedan

oleh -4.022 views
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (depan) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (belakang). (Foto: Dinas Kesehatan DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (depan) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (belakang). (Foto: Dinas Kesehatan DKI Jakarta)
Bagikan:

Jakarta – KPK telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan. Akhirnya, KPK menetapkan Dirut Perumda Sarana Jaya, Yoory Corneles sebagai tersangka. Gubernur Anies Baswedan disebut-sebut menjadi saksi dalam kasus tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memandang KPK tak perlu repot-repot untuk memeriksa Anies.

“Tidak perlu lah, sampai pemanggilan segala,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin malam (15/3/2021).

READ  Pascagempa, Pertamina Pastikan Sarana SPBU di Majene Aman

Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, tak mau berprasangka, mengenai siapa saja yang terlibat dalam kasus korupsi ini. Akan tetapi, kata dia, pemeriksaan Anies Baswedan untuk mengklarifikasi dugaan ini dinilainya terlalu jauh.

“Saya tidak ingin menduga terlalu jauh. Saya ibaratkan, tak semua urusan BUMN kemudian menteri BUMN dipanggil. Apa juga, urusan BUMD, maka Gubernur dan Wagubnya juga dipanggil? Lama-lama, kami malah tidak kerja semua,” ujarnya.

Pria berdarah Banjar ini menilai, penyidik KPK akan bekerja secara profesional dalam memanggil saksi untuk diperiksa. Riza sangat percaya dengan kinerja KPK untuk menyelesaikan kasus ini.

“Kami menilai kinerja KPK sangat baik. Mereka sudah sangat mengetahui, siapa yang harus ditanya, siapa yang harus diklarifikasi hingga sampai siapa yang harus dipanggil dan lain sebagainya. Semua kasus ini, kami serahkan mekanismenya seperti selama ini yang ada di KPK. Kita akan menghormati prosedur yang ada,” jelasnya.

READ  Lakukan Autopsi, Kematian Pengusaha Batam Mulai Terkuak

Perlu diketahui, lahan di Pondok Ranggon yang dimaksud untuk bank tanah Pemprov DKI Jakarta.

Memang sebelumnya, Wagub DKI Ahmad Riza Patria mengatakan, lahan yang dibeli PD Sarana Jaya itu salah satunya juga ditujukan untuk pembangunan rumah DP 0 rupiah atau nol persen.

“Memang tanah tersebut sudah dibeli Sarana Jaya untuk keperluan DP 0 persen. Itu merupakan gagasan dari Gubernur Anies,” ujar ketika dikonfirmasi, Rabu (10/3/2021).

(FWI/IJS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *